Kuliah Tamu dengan Bapak Budi Raharjo

 

ImagePada kesempatan kali ini, kelas Creativity and Innovation kedatangan dosen tamu. Ia bernama Budi Raharjo. Ia merupakan dosen Teknik Elektro ITB serta merupakan wirausaha yang bergerak dalam bidang digital business. Sebelum membahas lebih jauh mengenai dirinya, Ia mengatakan bahwa dirinya merupakan globalisasi 3.3. Nah apa sih glonalisasi 3.3? Dulu saat membahas mengenai the world is flat, telah dijelaskan bahwa terdapat tiga versi globalisasi, tetapi bapak Budi Raharjo memiliki versinya sendiri, yaitu:

–       Version 1.0 yaitu pada zaman dahulu atau zaman penjajahan dimana seluruh masyarakat hanya mementingkan kewarganegaraan

–       Version 2.0 adalah zaman globalisasi multinational companies dimana mementingkan nama baik perusahaan

–       Version 3.3 yaitu improvisasi dari version 3.0 dimana kewarganegaraan serta perusahaan bukanlah merupakan hal yang paling penting. Tetapi, YOU atau menjadi diri sendiri merupakan hal yang paling penting dari segala hal. Tidak peduli ia berasal dari ras mana tidak peduli berasal dari perusahaan mana, yang penting adalah bagaimana kita dapat membawa diri kita dan menjadi diri sendiri.

Sekarang ini Pak Budi Rajarko bekerja di perusahaannya sendiri yaitu Indocisc Network Security. Tentunya bidangnya tidak jauh-jauh, pasti berhubungan dengan digital juga. Nah tapi sebenarnya apa sih profesinya? Profesinya adalah seorang hacker! Tetapi, bukan hacker-hacker yang suka melakukan kriminalitas di internet, malah kebalikannya, ia merupakan hacker untuk mencari jejak-jejak tindakan jahat atau kriminal yang mungkin dapat terjadi di dunia digital.

Selama ia hidup, Pak Budi tidak pernah melamar pekerjaan, Ia selalu membangun bisnis dan ditawarkan modal langsung oleh para investor. Tentu kita bingung, bagaimana investor dapat percaya dengannya, ternyata iapun juga bingung, tetapi menurutnya uang yang hilang pasti dapat dicari kembali, tetapi kalau waktu tentu beda cerita, waktu tidak dapat kembali lagi. Maka dari itulah, lebih baik kehilangan uang dibandingkan kehilangan waktu.

Kemudian Bapak Budi Raharjo juga membagi ilmunya mengenai kreatifitas dan inovasi dalam dunia digital. Ia membahas mengenai perubahan analog menjadi digital. Ia mengatakan bahwa data digital dapat direproduksi dengan kualitas seperti aslinya. Tetapi, kualitas data analog asli pastinya lebih bagus dibandingkan dengan kualitas data digital. Hal tersebut juga membuat system digital menjadi lebih murah. Ia juga mengatakan the most important technology of the last 100 years adalah Integrated, Circuits, Internet, dan Computer. Perangkatpun menjadi lebih kecil, cepat, dan tentunya harganya lebih murah. Berdasarkan dengan hukum moss yaitu dimana setiap 18 bulan kecanggihan komputer menjadi dua kali lebih hebat. Efek digital juga tentunya mengacaukan ekonomi. Hal lainnya adalah, timbulnya bisnis model yang baru seperti freemium yang menawarkan layanan dasar gratis dan hanya mengenakan biaya premium untuk fitur khusus, kemudia longtail yang merupakan model bisnis dimana permintaan yang bermula tinggi kemudian menurun tetapi tetap stabil dan dalam waktu yang lama dapat membuat volume penjualan yang besar. Ia juga mengatakan Indonesia harus bisa dan sudah mampu membuat bisnis teknologinya sendiri. Produk-produk barupun mulai berbasis informasi seperti musik, film, buku, dan software. Selain itu, bapak Budi juga menyampaikan pesan yaitu karena murid-murid SBM serta ITB telah mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu di universitas yang besar, tentunya kita memiliki beban untuk menciptakan sesuatu karya yang berguna bagi bangsa.

Hal yang saya dapatkan dari Bapak Budi Raharjo adalah bagaimana ia melakukan pekerjaan yang sesuai dengan passionnya sehingga ia tentunya melakukan pekerjaan tersebut dari hati dan ikhlas. Hal tersebut merupakan hal terpenting jika kita ingin melakukan suatu pekerjaan atau menjalani suatu profesi. Tentunya hasil yang didapatkan akan optimal. Kemudian bagaimana ia dapat menjadi seseorang yang optimis dan juga terus menyalurkan kreativitasnya.

Baiklah, kira-kira hal-hal tersebutlah yang saya dapatkan dari kuliah tamu Bapak Budi Raharjo. C ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: